Satria Firman Nafis/22010108/STIE-MBI/Manajemen
A. PENDAHULUAN TENTANG PEMASARAN ERA DIGITAL
Pemasaran era
digital merupakan sebuah kegiatan memasarkan atau mempromosikan sesuatu dengan
secara online dan digital yang didasari dengan teknologi. Menurut Josua
Tarigan & Ridwan Sanjaya (2009): Pemasaran digital adalah
sebuah kegiatan pemasaran yang termasuk branding. Pemasaran ini
menggunakan berbagai media yang ada.[1] Selain
itu menurut Heidrick & Struggles (2009): Pemasaran
digital adalah sebuah hal yang menggunakan dunia digital dalam melakukan
periklanan. Kegiatan yang dilakukan tersebut memang tidak menggembar-gemborkan
secara langsung. Namun, hal tersebut tetap memiliki efek yang sangat berpengaruh[2]. Lalu, menurut Dave
Chaffey (2011): Pemasaran digital adalah sebuah kegiatan yang
dilakukan untuk mencapai tujuan dari pemasaran. Dalam mencapai tujuannya,
pemasaran akan dibantu oleh teknologi digital.[3]
Pemasaran yang menggunakan tekonologi semakin meningkat tiap tahun diberbagai platform digital yang dapat diakses semua orang. Beberapa media online yang paling sering digunakan dalam berpromosi online ialah YouTube, Facebook, Instagram dan TikTok. Dari berbagai sumber YouTube menduduki urutan pertama dalam hal jangkauan target promosi sekitar 830,1 juta orang. Disusul Facebook sekitar 777,9 juta orang. Instagram sekitar 276,3 juta orang dan TikTok sekitar 112 juta orang di tahun 2022. Namun hal tersebut dapat berubah seiring berjalannya waktu karena pola trend masyarakat yang berubah-ubah tiap waktu.
Di zaman teknologi 4.0 ini gerak maju perusahaan banyak dipengaruhi oleh pemasaran online hal ini dapat dibuktikan dengan populernya pemasaran yang ditayangkan lewat iklan video dan foto yang dibuat se unik mungkin hingga dapat menarik minat penontonnya. Pemasaran digital juga digunakan oleh industry rumah tangga hingga perusahaan besar. Contoh dari industri rumahan itu ialah iklan penjualan makanan yang di promosikan di tiktok live, iklan di Instagram dengan hashtag. Selain itu, tidak jarang indsutri rumah mempromosikan produknya dari video YouTube. Target dari promosi itu antara lain ibu rumah tangga yang ingin membeli produk tersebut, orang-orang yang sedang mencari barang homemade dan murah.Promosi di kanal YouTube

Live TikTok
Oleh karena itu, pemasaran era digital ini merupakan hal penting pada zaman 4.0. Mungkin tanpa adanya pemasaran online perusahaan atau bisnis-bisnis kecil lainnya tidak akan ter-ekspose dan muncul di permukaan persaingan bisnis. Kita sepatutnya sudah harus memahai bahwa era digital ini nyata dan memaksa kita untuk turun kedalamnya
B. LATAR BELAKANG MUNCULNYA DIGITALISASI PEMASARAN
Munculnya pemasaran digital tidak lain dan tidak bukan ialah karena perkembangan teknologi yang sangat pesat. Perkembangan teknologi mempengaruhi segala aspek kehidupan kita hingga pemasaran juga ikut mengalami perubahan. Hal ini ditandai dengan adanya pemasaran digital yang dilakukan oleh perusahaan atau bisnis-bisnis yang membutuhkan media promosi untuk mempromosikan produknya. Pelaku usaha biasanya melakukan analisis dan melihat perkembangan apa yang menjadi trend di masyarakat. Dengan seperti itu pelaku usaha paham bahwa segala sesuatu di saat ini diakses menggunakan daring.
Dengan pemahaman bahwa segala sesuatu diakses melalui daring maka, mereka harus mengikuti gaya yang terjadi saat ini yaitu promosi online. Berbagai pelaku usaha melakukan promosi online dengan gaya dan caranya tersendiri. Bagi perusahaan besar, mereka menggunakan iklan-iklan di platform besar seperti YouTube untuk memasarkan brandnya. Contohnya Shopee, perusahaan ini menggunakan iklan di YouTube untuk menampilkan video singkat yang menjual nama Shopee. Di dalam iklan tersebut Shopee menarik minat penonton dengan menampilkan promo 1.1, 10.10 Big Sale dan gratis ongkir dalam videonya. Hal tersebut akan menarik minat penonton dan segera mendownload aplikasi Shopee.
Bagi pelaku usaha kecil menengah dan kebawah, cara promosi online ini dilakukan dengan memajang produknya di feed Instagram dengan hashtag yang dapat diakses semua orang. Yang lebih sering lagi ialah dengan melakukan live di Instagram dan TikTok untuk menampilkan produknya. Biasanya mereka akan melakukan testimoni, menunjukkan isi produk, cara pemakaian atau membandingkan produknya dengan produk lain. Cara lain yaitu dengan membuat video singkat yang menampilkan produk tersebut namun dengan balutan komedi. Kemudian cara terakhir yaitu dengan menitipkan produknya di orang yang memiliki pengikut banyak atau terkenal, dalam hal ini disebut Endorse.
| Endorsement |
Jadi, pemasaran digital sendiri di dalangi oleh perkembangan teknologi yang cepat dan mengubah semua aspek perekonomian termasuk pemasaran. Sehingga, mau tidak mau para pelaku usaha melakukan manuver untuk menjaga nilai jual perusahaannya dan mengikuti perkembangan zaman yang memaksa mereka untuk berubah menjadi apa yang diinginkan saat ini.
C. PENGERTIAN-PENGERTIAN
- Digitalisasi, merupakan adalah proses alih dari berbentuk cetak, analog, audio dan video menjadi digital. Biasanya digitalisasi dilakukan untuk membuat arsip dokumen berbentuk digital. Digitalisasi sendiri memerlukan computer, scanner dan software pendukung
- Pemasaran merupakan proses penyampaian, mengkomunikasikan atau menawarkan sesuatu untuk mencapai hasil yang diinginkan. Atau dalam kata lain kegiatan menyampaikan sesuatu yang dimana kegiatan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan kepuasan manusia
- Pemasaran digital sendiri yaitu proses menyampaikan, menginformasikan dan mengkomunikasikan sesuatu kepada konsumen untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan mencapai hasil yang diinginkan
- Perusahaan nasional merupakan perusahaan yang setengah lebih dari modalnya ditanam untuk negara atau swasta nasional. Menurut UU No. 6 tahun 1968 tentang Penanaman Modal Dalam Negeri BAB II Pasal 3 (1) yaitu, Perusahaan nasional adalah perusahaan yang sekurang-kurangnya 51% daripada modal dalam negeri yang ditanam didalamnya dimiliki oleh Negara dan/atau swasta nasional. Persentase itu senantiasa harus ditingkatkan sehingga pada tanggal 1 Januari 1974 menjadi tidak kurang dari 75%.
D. Definisi Pemasaran Digital
E. Jenis-Jenis Pemasaran
![]() |
| Contoh Email Marketing |
![]() |
| Contoh Television Advertising |
F. Apa dan Siapa Para Pelaku Pemasaran Digital
Kita mungkin telah mengetahui siapa saja para pelaku pemasaran digital pada saat ini. Dari berbagai sumber yang telah ada, kebanyakan dari para pelaku digital ialah perusahaan start up yang bergerak dibidang jasa. Contoh paling banyak yang ditemui adalah Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Gojek, Grab, Maxim, BliBli. Mereka menggunakan pemasaran di berbagai platform mulai dari iklan YouTube, Google Ads, Instagram dan TikTok. Selain perusahaan besar, industri rumahan juga melakukan hal yang sama namun dengan cara yang berbeda. Kebanyakan industri rumahan menggunakan Live di TikTok untuk memasarkan produknya. Kemudian memposting produknya di feed Instagram, Facebook, TikTok, Go Food dan di situs jual beli online.
![]() |
| Pengiklanan Shopee di kanal YouTube |
Apa yang menyebabkan terjadinya pemasaran digital?
Apa saja keunggulan dan kekurangan dalam menerapkan pemasaran secara digital?
Apa hambatan perusahaan dalam menerapkan pemasaran digital?
Contoh perusahaan BUMN yang menerapkan pemasaran digital
[1] Sanjaya, Josua Tarigan,Ridwan (2013-02-11). Creative
Digital Marketing. Elex Media Komputindo. ISBN 978-979-27-6007-1. Diakses 18 Oktober 2023
[2] ain, Niyati; Raman, T. V. (2021-11-25). "A partial least squares
approach to digital finance adoption". Journal of Financial Services Marketing. doi:10.1057/s41264-021-00127-8. ISSN 1363-0539 diakses 18 Oktober
2023
[3] Dave, Chaffey, (2011). E-business & e-commerce
management : Strategy, implementation and practice. Financial Times Prentice Hall. ISBN 978-0-273-75201-1. OCLC 769849624 diakses 18
Oktober 2023
https://digimind.id/10-jenis-digital-marketing-yang-wajib-kamu-ketahui/. diakses 19 Oktober 2023






Tidak ada komentar:
Posting Komentar